Tak akan ada akibat sebelum ada sebab

bertanya tentang sebab dari suatu akibat tentu hal yang pantas bahkan menjadi hal yang sangat urgen sekali dalam setiap hal apapun. tak mungkin ada sesuatu tanpa ada suatu sebab……

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

PUASA ADALAH KAWAH CANDRADIMUKA UMAT

Pulan puasa yang katanya para ulama merupakan bulan penuh hikmah, barokah dan ampunan, adalah sarana latihan paling efektif untuk seluruh umat islam dalam mendidik diri menjadi lebih dari yang seperti biasanya. yang biasanya malas untuk ibadah, menjadi lebih khusyuk dan mantap lagi dalam beribadah. yang awalnya tidak teratur, menjadi lebih teratur entah itu dalm hal waktu ataupun cara makan kita.
dari uraian singkat di atas, perlu kiranya menjadi bahan renungan bagi kita semua untuk lebih meningkatkan lagi semangat memompa aktivitas yang positif dengan belajar pada aktivitas di bulan ramadhan.

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

kisah kasih di Penjara Suci

Dalam rentang perjalanan panjang pesantren tetap selalu eksis menjalankan misi dakwah islamiyah melalui pembelajaran keagamaan dan penempaan moral santri. lika dan liku hidup para pencari ilmu di bui suci ini bervariasi penuh suka dan duka. unik dan menarik. Jika Marshanda mengatakan bahwa kisah yang paling indah di sekolah, lain halnya dengan para santri yang mengatakan bahwa kisah terindah yang tercipta adalah di pesantren.
Ada hal menarik di balik jeruji mistik kisah di pesantren yakni dengan adanya perjalanan kisah cinta antara santri putra dan santri putri. namun bukan berarti bahwa santri putra dan putrid bebas bergaul, akan tetapi sisi inilah yang menjadi hal yang sangat menarik bila dikuak. betapapun kerasnya larangan untuk tidak berhubungan antara dua jenis insan penghuni penjara suci ini, namun hal itu sangatlah manusiawi dan wajar bila ini terjadi bagi manusia normal.
Perjalanan cinta kasih antara santri putra dan santri putri ini berlangsung dengan berkirim puisi-puisi indah lewat oretan pena dengan secarik kertas, atau saling mengisi diare yang intinya sama-sama mengungkapkan isi hati mereka. ada rasa bangga tersendiri ketika sedang menjalani hubungan ini. santri putra yang menambatkan hatinya pada sang bidadari pujaannya akan cenderung puitis dengan sajak-sajak yang terlantun sehingga membuat sang putri juga akan merasakan bahwa dirinyalah yang paling beruntung di dunia. ada banyak cara untuk menyampaikan surat atau diare yang telah diisi; ada dengan cara menitipkannya pada abdi dalem (pembantu pengasuh), ada yang lewat santri putrid lain yang kebetulan bertemu di jalan, dan ada pula yang mencoba mengirimkannya lewat aliran air pada pralon pompa yang sebelumnya sudah dibungkus dengan plastik.
Ketika hasrat untuk menyampaikan isi hati lewat surat atau diare tak tersampaikan, ada cara unik dan sungguh apresiatif dilakukan, yaitu dengan mengirimkan nawala-nawala indah atau kidung malam yang biasa dibawakan oleh penyiar-penyiar radio dengan mengharapkan ada santri putrid yang mendengarkan radio dan menyampaikannya pada sang pujaan hati lebih-lebih jika si putrid impiannya juga ikut mendengarkan senandung sang kekasih. hanya bermodalkan Rp 1000 yang dimasukkan ke dalam amplop, nawalapun sudah bisa diudarakan.
Tak jarang kisah percintaan di pesantren ini berlanjut sampai ke pelaminan dan tak sedikit pula yang hanya berhenti di tengah jalan. cinta kasih yang terbina dengan penuh kejujuran dan niat yang tulus serta restu orang tua cenderung berbuah restu sang pengasuh pesantren. namun beberapa santri menjalaninya dengan penuh rasa takut karena ketidak jujuran mereka serta tidak adanya niat tulus ikhlas untuk melangsungkannya sampai ke jenjang pernikahan menyebabkan kisah kasih yang mereka bina putus.
Sesungguhnya tidak satupun pengasuh yang akan membiarkan santinya menderita penyakit bathin dengan tidak tersampaikannya perasaan cinta yang terpendam di hati mereka. namun karena rasa takut yang teramat sehingga jalan tidak jujurpun dijalaninya. Padahal jika sang sang santri mau untuk berterus terang dengan hasrat yang sedang dirasakannya sang kiaipun akan legowo untuk membantu menyatukannya. Yakinlah bahwa segala yang dijalani dengan baik akan menghasilkan sesuatu yang baik pula.semoga.!

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

HMI HARI INI

cita-cita lafran pane mungkin di masa lalu mungkin telah tercoret menjadi cita-cita pribadi, yang dulunya adalah berubahnya kondis NKRI menjadi negeri yang aman dan makmur atau kondisi umat menjadi umat yang taat berubah menjadi cita-cita kebahagiaan pribadi dan umat menjadi pendukung kelancaran obsesi diri. wahai kaum hijau-hitam…. masih berpegangkah dirimu terhadap mission kita..????

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

SIHIR DAN DUKUN

Segala puji hanya kepunyaan Allah, shalawat dan salam semoga dilimpahkan kepada junjungan umat, Nabi besar Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam, yang tiada lagi Nabi sesudahnya.

Akhir-akhir ini banyak sekali tukang-tukang ramal yang mengaku dirinya sebagai tabib, dan mengobati orang sakit dengan jalan sihir atau perdukunan. Mereka kini banyak menyebar di berbagai negeri; orang-orang awam yang tidak mengerti sudah banyak menjadi korban pemerasan mereka.

Maka atas dasar nasihat (loyalitas) kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala dan kepada hamba-hambaNya, saya ingin menjelaskan tentang betapa besar bahayanya terhadap Islam dan umat Islam adanya ketergantungan kepada selain Allah dan bahwa hal tersebut bertolak belakang dengan perintah Allah dan RasulNya.

Dengan memohon pertolongan Allah Ta’ala saya katakan bahwa berobat dibolehkan menurut kesepakatan para ulama. Seorang muslim jika sakit hendaklah berusaha mendatangi dokter yang ahli, baik penyakit dalam, pembedahan, saraf, maupun penyakit luar untuk diperiksa apa penyakit yang dideritanya. Kemudian diobati sesuai dengan obat-obat yang dibolehkan oleh syara’, sebagaimana yang dikenal dalam ilmu kedokteran. Dilihat dari segi sebab dan akibat yang biasa berlaku, hal ini tidak bertentangan dengan ajaran tawakkal kepada Allah dalam Islam. Karena Allah Ta’ala telah menurunkan penyakit dan menurunkan pula obatnya. Ada di antaranya yang sudah diketahui oleh manusia dan ada yang belum diketahui. Akan tetapi Allah Ta’ala tidak menjadikan penyembuhannya dari sesuatu yang telah diharamkan kepada mereka.

Oleh karena itu tidak dibenarkan bagi orang yang sakit, mendatangi dukun-dukun yang mendakwakan dirinya mengetahui hal-hal ghaib, untuk mengetahui penyakit yang dideritanya. Tidak diperbolehkan pula mempercayai atau membenarkan apa yang mereka katakan, karena sesuatu yang mereka katakan mengenai hal-hal yang ghaib itu hanya didasarkan atas perkiraan belaka, atau dengan cara mendatangkan jin-jin untuk meminta pertolongan kepada jin-jin tersebut sesuai dengan apa yang mereka inginkan. Dengan cara demikian dukun-dukun tersebut telah melakukan perbuatan-perbuatan kufur dan sesat.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda : ‘Barangsiapa mendatangi ‘arraaf’ (tukang ramal) kepadanya, tidak akan diterima shalatnya selama empat puluh hari.” (HR.Muslim).

“Dari Abu Hurairah radhiallahu anhu dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda:’Barangsiapa yang mendatangi kahin (dukun)) dan membenarkan apa yang ia katakan, sungguh ia telah kafir terhadap apa yang diturunkan kepada Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam.” (HR. Abu Daud).

“Dikeluarkan oleh empat Ahlus Sunan dan dishahihkan oleh Al-Hakim dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam dengan lafazh: ‘Barangsiapa mendatangi tukang ramal atau dukun dan membenarkan apa yang ia katakan, sungguh ia telah kafir terhadap apa yang diturunkan kepada Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam.”

“Dari Imran bin Hushain radhiallahu anhu, ia berkata: ‘Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: ‘Bukan termasuk golongan kami yang melakukan atau meminta tathayyur (menentukan nasib sial berdasarkan tanda-tanda benda,burung dan lain-lain),yang meramal atau yang meminta diramalkan, yang menyihir atau meminta disihirkan dan barangsiapa mendatangi peramal dan membenarkan apa yang ia katakan, maka sesungguhnya ia telah kafir terhadap wahyu yang diturunkan kepada Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam.” (HR. Al-Bazzaar, dengan sanad jayyid).

Hadits-hadits yang mulia di atas menunjukkan larangan mendatangi peramal, dukun dan sebangsanya, larangan bertanya kepada mereka tentang hal-hal yang ghaib, larangan mempercayai atau membenarkan apa yang mereka katakan, dan ancaman bagi mereka yang melakukannya.

Oleh karena itu, kepada para penguasa dan mereka yang mempunyai pengaruh di negerinya masing-masing, wajib mencegah segala bentuk praktek tukang ramal, dukun dan sebangsanya, dan melarang orang-orang mendatangi mereka.

Kepada yang berwenang supaya melarang mereka melakukan praktek-praktek di pasar-pasar, mall-mall atau di tempat-tempat lainnya, dan secara tegas menolak segala yang mereka lakukan. Dan hendaknya tidak tertipu oleh pengakuan segelintir orang tentang kebenaran apa yang mereka lakukan. Karena orang-orang tersebut tidak mengetahui perkara yang dilakukan oleh dukun-dukun tersebut, bahkan kebanyakan mereka adalah orang-orang awam yang tidak mengerti hukum, dan larangan terhadap perbuatan yang mereka lakukan.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah melarang umatnya mendatangi para peramal, dukun dan tukang tenung. Melarang bertanya serta membenarkan apa yang mereka katakan. Karena hal itu mengandung kemungkaran dan bahaya besar, juga berakibat negatif yang sangat besar pula. Sebab mereka itu adalah orang-orang yang melakukan dusta dan dosa.

Hadits-hadits Rasulullah tersebut di atas membuktikan tentang kekufuran para dukun dan peramal. Karena mereka mengaku mengetahui hal-hal yang ghaib, dan mereka tidak akan sampai pada maksud yang diinginkan melainkan dengan cara berbakti, tunduk, taat, dan menyembah jin-jin. Padahal ini merupakan perbuatan kufur dan syirik kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Orang yang membenarkan mereka atas pengakuannya mengetahui hal-hal yang ghaib dan mereka meyakininya, maka hukumnya sama seperti mereka. Dan setiap orang yang menerima perkara ini dari orang yang melakukannya, sesungguhnya Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam berlepas diri dari mereka.

Seorang muslim tidak boleh tunduk dan percaya terhadap dugaan dan sangkaan bahwa cara seperti yang dilakukan itu sebagai suatu cara pengobatan, semisal tulisan-tulisan azimat yang mereka buat, atau menuangkan cairan timah, dan lain-lain cerita bohong yang mereka lakukan.

Semua ini adalah praktek-praktek perdukunan dan penipuan terhadap manusia, maka barangsiapa yang rela menerima praktek-praktek tersebut tanpa menunjukkan sikap penolakannya, sesungguhnya ia telah menolong dalam perbuatan bathil dan kufur.

Oleh karena itu tidak dibenarkan seorang muslim pergi kepada para dukun, tukang tenung, tukang sihir dan semisalnya, lalu menanyakan kepada mereka hal-hal yang berhubungan dengan jodoh, pernikahan anak atau saudaranya, atau yang menyangkut hubungan suami istri dan keluarga, tentang cinta, kesetiaan, perselisihan atau perpecahan yang terjadi dan lain sebagainya. Sebab semua itu berhubungan dengan hal-hal ghaib yang tidak diketahui hakikatnya oleh siapa pun kecuali oleh Allah Subhanahhu wa Ta’ala.

Sihir sebagai salah satu perbuatan kufur yang diharamkan oleh Allah, dijelaskan di dalam surat Al-Baqarah ayat 102 tentang kisah dua Malaikat: “Dan mereka mengikuti apa yang dibaca oleh syetan-syetan pada masa kerajaan Sulaiman (dan mereka mengatakan bahwa Sulaiman itu mengerjakan sihir), padahal Sulaiman tidak kafir (tidak mengerjakan sihir). Mereka mengajarkan sihir kepada manusia dan apa yang diturunkan kepada dua orang malaikat di negeri Babil yaitu Harut dan Marut, sedang keduanya tidak mengajarkan (sesuatu) kepada seorang pun sebelum mengatakan:”Sesungguhnya kami hanya cobaan (bagimu), sebab itu janganlah kamu kafir’. Maka mereka mempelajari dari kedua malaikat itu apa yang dengan sihir itu mereka dapat menceraikan antara seorang (suami) dengan istrinya. Dan mereka itu (ahli sihir) tidak memberi mudharat dengan sihirnya kepada seorang pun kecuali dengan izin Allah. Dan mereka mempelajari sesuatu yang memberi mudharat kepadanya dan tidak memberi manfaat. Demi, sesungguhnya mereka telah meyakini bahwa barangsiapa yang menukarkan ayat (kitab Allah) dengan sihir itu, tiadalah baginya keuntungan di Akhirat, dan amat jahatlah perbuatan mereka menjual dirinya dengan sihir, kalau mereka mengetahui.” (Al-Baqarah: 102)

Ayat yang mulia ini juga menunjukkan bahwa orang-orang yang mempelajari ilmu sihir, sesungguhnya mereka mempelajari hal-hal yang hanya mendatangkan mudharat bagi diri mereka sendiri, dan tidak pula mendatangkan sesuatu kebaikan di sisi Allah Subhanahu wa Ta’ala. Ini merupakan ancaman berat yang menunjukkan betapa besar kerugian yang diderita oleh mereka di dunia ini dan di Akhirat nanti. Mereka sesungguhnya telah memperjualbelikan diri mereka dengan harga yang sangat murah, itulah sebabnya Allah berfirman: “Dan alangkah buruknya perbuatan mereka menjual dirinya dengan sihir itu, seandainya mereka mengetahui.”

Kita memohon kepada Allah kesejahteraan dan keselamatan dari kejahatan sihir dan semua jenis praktek perdukunan serta tukang sihir dan tukang ramal. Kita memohon pula kepadaNya agar kaum muslimin terpelihara dari kejahatan mereka. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala memberikan pertolongan kepada kaum muslimin agar senantiasa berhati-hati terhadap mereka, dan melaksanakan hukum Allah dengan segala sangsi-sangsinya kepada mereka, sehingga manusia menjadi aman dari kejahatan dan segala praktek keji yang mereka lakukan. Sungguh Allah Maha Pemurah lagi Maha Mulia ! (Risalah Sihir dan Perdukunan Syeikh bin Baz)

masjid sebagai sarana ibadah

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

SMS dari Sahabatku

1. apakah u tahu hubungan antara 2 biji mata u? mereka berkedip bersama, bergerak bersama, menangis bersama, melihat bersama, meskipun mereka tidak pernah melihat satu sama lain. persahabatan seharusnya seperti ini…..!
2. pandanglah setiap masalah sebagai kesempatan. dan hanya ketika cuaca cukup gelaplah kamu bisa melihat bintang yang bersinar indah.
3. ketika kehidupan memaksasamu dengan seribu alasan tuk menangis,,,,, tunjukkan kamu mempunyai seribu alasan tuktersenyum…. tersenyumlah selalu untuk sahabatmu dan orang – orang yang kamu sayangi………………!!!!!

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

antara Jakarta dan Madura

satu di antara ota terbesar di dunia adalah Jakarta. Satu di antara pulau – pulau yang ada di Indonesia adalah pulau Madura. dimana ada semut, disitu ada gula. eh maaf terbalik. dimana ada gula, disitu ada semut begitulah kata pepatah. dimana – mana ada orang madura. ada yang dimiliki Jakarta tapi dimiliki orang madura.
madura memiliki tradisi yang tidak dimiliki Jakarta. namun hal yang ada di Jakarta kebanyakan sudah masuk di pulau madura.
lihatlah orang – orang madura yang suka bekerja keras, walaupun aksesnya terhadap pemerintahan pusat sangat jauh.
lihatlah orang madura yang memiliki budaya carok, sehingga akan disegani di berbabagai wilayah di indonesia.
mari kita pantau indonesia dari Jakarta…… sehingga akan muncul deretan nama terindah antar Jakarta dan Madura.

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar